Hai hai kali ini saya akan membahas satu game yang sedang booming di kalangan para gamers karena Kebangetan Keseruan nya, kesulitan nya dan grafik nya. Yap, Dark Souls III Cekidot . . .


Action-RPG ini kembali menyuguhkan formula serupa sang pendahulu, mengusung gameplaysuper-sulit, menuntut Anda untuk menerima kekalahan dan ‘merangkul’ kematian. Sisi positif dari perbedaan waktu rilis ialah kita diberikan kesempatan buat mencari tahu apakah Dark Souls III layak dimainkan atau tidak berdasarkan review-review yang telah dipublikasi. Dan fans Souls dapat bernafas lega karena Dark Souls III memperoleh respons sangat positif.


Dark Souls III ialah seri lanjutan dari Dark Soul I & II yang dibuat oleh From Software dan di publish oleh Bandai Namco Entertaiment. Game ini berlatar di Kerajaan Lothric yang dimana game ini menceritakan seorang parajurit mati yang hidup kembali yang disebut sebut sebagai Ashen One yang dihidupkan kembali dari Cemetery of Ash untuk mencegah peperangan antara dimensi cahaya dan kegelapan yang apabila tidak dihentikan akan mengakibatkan kiamat. Apakah sang Ashen One ini bisa mencegah peperangan tersebut?


Dalam ulasan tanpa skor, Adam Smith via Rock Paper Shotgun menuliskan, jika Dark Souls III merupakan game terakhir di franchise tersebut, maka ia dengan bahagia mengucapkan selamat jalan. Meski bukan game Dark Souls terbaik, Dark Souls III menyempurnakan permainan sebelumnya, dan bahkan dapat dinikmati oleh mereka yang sama sekali belum pernah menyentuh Dark Souls.

Review IGN juga selaras dengan Rock Paper Shotgun. Mereka memuji gerakan-gerakan baru dalam permainan yang memperkaya sistem pertempuran, serta segi visual dari lokasi-lokasi di kerajaan Lothric – tempat Anda bertualang dan menghadapi lawan-lawan mematikan. Beberapa aspek memang butuh polesan, namun IGN setuju bahwa Dark Souls III layak jadi penerus seri ini.


Dalam game ini, kamu akan memainkan Ashen One yang dibangkit kan. Kamu nanti akan berhadapan dengan musuh yang ah sudahlah. Mulai dari tengkorak berjubah sampai naga ada disini. Yang lebih parahnya, ketika kamu berhadapan dengan musuh yang keliatannya mudah pas kamu serang tiba tiba musuh mu itu berubah wujud menjadi sosok yang sangat besar seperti boss atau musuh terberat kamu. Ada juga yang keliatannya musuh nya gak ada apa apanya, pas dia nyerang damage nya luar biasa.


Sejauh pengalaman saya main game ini, memang senang bercampur kesel ada dalam game ini. Memang mungkin pada dasarnya game ini dibuat dengan mode sulit dan bukan main main. Momen paling kesel pas lawan boss pertama. Saat boss nya itu bertubuh seperti warrior namun tubuhnya agak besaran sedikit. Awalnya kamu nyantai ngelawan itu boss. Tapi pas bar HP nya udah setengah lagi, dia malah berubah jadi monster yang besar dan bentuknya pun gak karuan. Yang lebih kampret nya lagi, pas saya mukul cuman kena damage 30 HP tapi sekali dia mukul ngurangin deh damage 150 HP mana gak ada Estus saat itu. Tapi yang saya suka itu pas berhasil ngalahin itu boss. Lega banget brohh . . .

Seperti game RPG lainnya, Dark Souls III memberikan fitur yang sangat lengkap. Dimulai dari setting gender, mau jadi apa (Knight, Thief, Assassin, dsb.), ability, sampai tubuh dan wajah. Yang beda dari sini, semuanya bergantung kepada soul. Mulai dari menaikan level sampai membeli barang. Tidak lupa juga spell dan cincin untuk menambah kelebihan kamu dalam main game ini. Disini juga ada fitur bonfire yang dimana kalau kita istirahat dalam bonfire tersebut, kita bisa memanage item kita, menambah HP, dan bisa melangsungkan travel ke beberapa wilayah.

Untuk masalah grafis, game ini cukup bagus dan realistis. Dengan nuasa fantasy, game ini berhasil menarik beebrapa gamer untuk memainkanya ditambah musik yang bernuansa orchestra membuat game ini serasa tenang.


Game ini sudah tersedia di Steam, PS4 Store, XBOX Store. Tinggal dibeli aja. Gratisan? Banyak. Cari saja di mbah google. Oke segitu saja yang bisa saya bahas kali ini.